Men”deepfreeze”kan Linux

Mendeepfreeze-kan linux? ini bukan barang baru memang, sudah agak lama dan sudah pernah saya posting di blog saya yang dulu (sekarang dah ilang blognya), tapi pasti banyak juga yang berkata “ach.. yang bener aja… linux koq pake di deepfreeze segala”, dan memang sistem linux itu tidak bakalan bisa kita rubah atau utak-atik seenaknya seperti pada sistem window$ tanpa ada akses ke login root.

Namun buat yang komputernya diakses atau digunakan oleh banyak orang seperti di warnet, rental dan sebagainya, mungkin pernah merasa sebal ketika tampilan di desktop mulai berubah dengan kondisi yang sangat aneh, seperti tombol start menu yang ada di tengah-tengah panel, taskbar yang tiba-tiba menghilang dari panel, atau bahkan browser firefox yang tiba-tiba tidak bisa untuk browsing internet lantaran ada yang mengubah menjadi offline mode.

Kelamaan nih intronya, nulisnya jadi gak sampai-sampai dech…

Ok, to the point aja. Intinya yang kita deepfreeze itu bukan sistemnya, tapi setting dari desktop atau aplikasi yang kita pakai, seperti KDE, firefox dan lain-lain.

Sebelumnya kita tentukan dulu, setting apa yang akan kita recovery misalnya kita akan me-recovery tampilan desktop KDE dan icon desktop, file setting desktop dan aplikasi biasanya berupa file atau direktori hidden di home direktori kita yang didahului karakter titik(.), untuk kde dan desktop ada di direktori .kde dan Desktop

Langkah pertama kita kompresi kedua direktori tersebut dari direktori /home

$su
Password:
# cd /home
home# tar -zcvf Desktop.tar.gz user/Desktop/
home# tar -zcvf kde.tar.gz user/.kde/

Setelah itu pada file /etc/rc.d/rc.sysinit atau /etc/rc.d/rc.local tambahkan baris sebagai berikut sebelum baris done yang ada di baris paling terahir.

cd /home/
rm -rvf user/Desktop/
tar -zxvf Desktop.tar.gz
rm -rvf user/.kde/
tar -zxvf kde.tar.gz

Kalau anda masih ragu hasilnya, coba ubah tampilan desktop anda, setelah itu restart komputer anda dan lihat bagaimana hasilnya, kalau masih tetap berubah juga, mungkin ada yang salah dengan langkah-langkah yang anda lakukan.

Cara di atas hanya akan mengembalikan tampilan desktop dan tampilan KDE saja. Agar bisa me-recovery setting aplikasi yang lain, folder yang kita kompresi dan kita ekstrak harus disesuaikan, sebagai contoh kalau yang akan kita recovery seting dari aplikasi firefox, yang kita kompresi adalah direktori .mozilla.

Atau jika anda ingin me-recovery seluruh seting dari semua aplikasi, anda bisa mengkompresi seluruh direktori hidden yang ada dengan perintah

home# tar -zcvf .*.tar.gz user/.*

dan pada file /etc/rc.d/rc.sysinit atau /etc/rc.d/rc.local ditambahkan baris

cd /home/
rm -rvf user/.*
tar -zxvf .*.tar.gz

Tapi buat yang suka menyimpan file atau direktori yang di-hidden harap hati-hati, jangan menyimpannya di home direktori anda, ntar bisa kehapus kalau komputernya restrart.

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.