Refleksi Tahun Baru

Saat hendak menulis tentang tahun baru, tiba-tiba saya jadi teringat tulisan teman satu kost saya yang bernama Andriansyah (a.k.a Alay) saat tahun baru 2003, yang dia tulis di komputer saya ini. Setelah saya telusuri dari direktori ke direktori, akhirnya ketemu juga tulisannya.

“REFLEKSI TAHUN BARU”

HIDUP…

itulah perjalanan yang sedang kita jalani saat ini.

Entah kapan itu kan berakhir.

Esok, lusa, atau bahkan mungkin untuk seribu tahun lagi.

Detik yang terlewati, telah memberi berjuta arti, yang semakin lama semakin membuat kita enggan tuk mati.

Itulah manusia…sering terlelap dalam kegelisahan yang mereka anggap sebagai sebuah kebahagiaan sejati.

Kebahagiaan yang membuat mata hati serasa terkunci.

Semestinya…satu hal perlu kita – sebagai manusia – sadari, bahwa setiap manusia pada hakekatnya diciptakan untuk mati.

Mati sebagai seorang manusia…dan bukan sebagai binatang.

Mati… dengan meninggalkan semua yang dimiliki.

Jogjakarta diawal tahun yang baru, 2003.

Written by : Andriansyah

Add Comment

Required fields are marked *. Your email address will not be published.